DPD PDI Perjuangan Jabar klaim menang di empat daerah

redaksi Thu 25 Rabi Al Thani 1442AH 10-12-2020AD 0
DPD PDI Perjuangan Jabar klaim menang di empat daerah

Jaenal Mutakin.
BANDUNG:DPD PDI Perjuangan Jawa Barat mengklaim pada pemilihan kepala daerah di Jawa Barat 9 Desember 2020, PDI Perjuangan menang di empat daerah, yakni,di Kabupaten Cianjur, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono mengatakan, Dengan kemenangan di empat Kabupaten ini, membuktikan PDI Perjuangan semakin dipercaya oleh rakyat di Jawa Barat. Bila pilkada 5 tahun yang lalu, PDI Perjuangan hanya menang dan memiliki Bupati di Pangandaran saja.

“Inshaa Allah di tahun 2020 ini, PDI Perjuangan akan memiliki Bupati yang merupakan Kader PDI Perjuangan di Cianjur, Indramayu, Pangandaran dan Tasikmalaya.”kata Ono, Kamis 10 Desember 2020.

Ono menuturkan, keempat kader tersebut, yakni, pertama, Herman Suherman (Calon Bupati) yang merupakan Kader PDI Perjuangan dan masuk dalam kepengurusan Dewan Pertimbangan Cabang (DEPERCAB) PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur berpasangan dengan TB. Mulyana, telah memenangkan pilkada Kabupaten Cianjur dengan hasil 56,4 persen.

Untuk Kabupaten Indramayu, seorang kader Partai yang duduk di Sayap Partai GNTI (Gerakan Nelayan Tani Indonesia), Nina Agustina yang berpasangan dengan Lucky Hakim, mampu mengalahkan dominasi Golkar yang telah berkuasa selama 20 tahun. Melalui Quickcount Nina-Lucky mendapatkan suara 37,49 persen, selisih 8,21 persen dari pasangan Daniel-Taufik yang diusung Partai Golkar.

“Kabupaten Pangandaran tetap mengusung Bupati Petahana, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata yang berpasangan dengan Ujang Endin mampu mengalahkan Paslon Adang Hadari-Sudrajat dengan perolehan berdasarkan quickcount dan rekapitulasi c1 sebesar 51,87 persen dan 51,82 persen,”katanya

Sedangkan Kabupaten Tasikmalaya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, yang juga Bupati Petahana, Ade Sugianto berpasangan dengan Cecep Nurul Yakin, berdasarkan rekapitulasi c1 dan rekapitulasi sementara KPUD, mampu memenangkan pilkada dengan perolehan suara 32,88 persen mengalahkan pasangan calon lainnya dengan selisih kurang dari 3 persen

“Untuk menjaga dan mengamankan suara sampai ditetapkannya paslon terpilih oleh KPU, Partai telah menyiapkan data-data yang lengkap berupa c1, laporan dugaan kesalahan/kecurangan saat proses pencoblosan serta instrumen saksi partai dan tim hukum apabila ada yang menggugat ke Mahkamah Konstitusi”, katanya

Tentunya ini bukan semata kerja dari Partai, tetapi kerja seluruh rakyat. “Sehingga Kami pastikan mereka yang terpilih akan menjalankan kewajibannya sebagai kepala daerah dengan baik dan memenuhi janji-janjinya saat kampanye”.Pungkasnya. (Am)

Leave A Response »