Marsekal Muda TNI Tri Suryono, tabur bunga di TMP Kusuma Bangsa

redaksi Thu 5 Rabi Al Awwal 1442AH 22-10-2020AD 0
Marsekal Muda TNI Tri Suryono, tabur bunga di TMP Kusuma Bangsa

Jaenal Mutakin.
BANDUNG:Dankoharmatau Marsekal Muda TNI Tri Suryono, menjadi inspektur upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) ,Kusuma Bangsa, Karoeng, Tasikmalaya, Jawa Barat. Kamis 22 Oktober 2020.

Dankoharmatau didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Gab. III Koharmatau Ny. Geti Tri Suryono serta turut serta Wadankoharmatau Marsekal Pertama TNI JP. Sihombing beserta Ibu dan Para pejabat Koharmatau dan Farum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Upacara berjalan khidmat dilakukan penghormatan kepada para arwah pahlawan dan memanjatkan doa. Kemudian menaruh karangan bunga di monumen dan melakukan ziarah dan tabur bunga di makam

Dankoharmatau Marsekal Muda TNI Tri Suryono mengatakan, upacara ini rangkaian dari HUT Ke – 57 Koharmatau, sekaligus llllmengenang jasa para pahlawan TNI Angkatan Udara yang telah gugur, salah satunya mengenang jasa perwira teknik yang dijuluki “Sang Motivator” Letkol (Pur) Basjir Soerya.

“Atas Jasa – jasanya yang telah diabdikan kepada Negara dan Bangsa, Basjir Soerya menerima anugrah tanda jasa Bintang Garuda, Satyalancana Gerakan Oprasi Kemerdekaan l dan ll serta Satyalancana Sapta Marga.” kata Dankoharmatau

Basjir Soerya lahir di Garut pada tanggal 17 April 1912, menyelesaikan pendidikan sekolah teknik belanda Ambach School di Bandung. Pada tanggal 22 Oktober 1945, basjir Soerya dan Tjarmadi menemui Suryadarma kemudian disarankan ke lapangan terbang Maguwo. pada tanggal 26 Oktober 1945 tiba di Yogyakarta langsung melakukan perbaikan pesawat chureng, Pesawat tersebut diterbangkan Agustinus Adisutjipto tanggal 27 Oktober 1945. Kegiatan memperbaiki Nishikoreng di lapangan Udara Cibeureum Tasikmalaya pada tanggal 7 November 1945. Kemudian berhasil diterbangkan Adisutjipto didampingi Basjir Soerya sendiri.

“Keberhasilan Basjir Soerya melaksanakan kegiatan Bantuan Pemeliharaan Lapangan Terbang (Banharlap) pesawat-pesawat peninggalan Jepang tersebut merupakan bukti nyata bahwa Basjir Soerya sebagai “Sang Motivator“ Banharlap telah mengambil peran penting dalam perjuangan Bangsa ini.” Katanya

Pada tanggal 19 Desember 1993, Basjir Soerya meninggal dunia karena sakit kemudian pada tanggal 20 desember 1993 dimakamkan di taman Makam Kusuma Bangsa Karoeng Tasikmalaya.

“Selain acara tabur bunga kepada Letkol (Pur) Basjir Soerya juga melaksanakan tabur bunga kepada 31 makam pahlawan TNI Angkatan Udara lainnya.” Katanya

Acara turut dihadiri Forkopimda Sekdis Dinas Sosial Kota Tasikmalaya Bpk. Hendra, Asda 1 Kota Tasikmalaya Bapak Ir. Abu Mansur, Kabag umum Pemerintahan Kota Tasikmalaya Bapak Sopian Jainal Mutakin, Komandan Lanud Wiriadinata Letkol Nav Djoko purnomo, S.M, Komandan Kodim 0612/tsm Letkol Inf Ary Sutrisno SIP, dan Kapolres Kota Tasikmalaya AKBP Anom Karbianto. (Am)

Leave A Response »